Teroris Diduga Sudah Menyasar TNI

Teroris Diduga Sudah Menyasar TNI
Ilustrasi

KASDAM IV/Diponegoro, Brigjen Sabrar Fadhilah meminta jajaran TNI untuklebih meningkatkan kewaspadaannya karena dimungkinkan serangan teroris kini juga menyasar ke personel atau markas-markas TNI, selain kepolisian.

“Tentu hal ini kemudian seluruh anggota harus meningkatkan kewaspadaannya,” kata Kepala Staf Daerah Militer IV/Diponegoro itu di sela-sela pembukaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke-99 di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/7).

Kasdam mengemukakan, ISIS mulai mengancam tidak saja kepada aparat kepolisian namun sudah mengincar anggota TNI dan juga tempat-tempat umum yang ramai khalayak. Lebih lanjut dia menjelaskan, informasi adanya ancaman serangan teroris terhadap sasaran personel TNI benar adanya.

Imbauan tersebut pun sudah disosialisasikan sejak jauh-jauh hari terutama terkait ancaman jaringan kelompok teroris seperti Islamic State (IS) atau ISIS. Fadhilah mengatakan meski meningkatkan kewaspadaan namun tak perlu baju antipeluru atau lainnya. Sebagai prajurit TNI harus siap untuk mengantisipasinya.

Pada kesempatan itu ia menambahkan bahwa kegiatan TMMD bisa digunakan untukmenangkal gerakan terorisme. Alasannya, program TMMD tidak hanya pembangunan fisik namun juga bela negara. Apalagi mengingat saat ini kebhinekaan dalam ujian.

“Saat permusuhan, intoleransi masih sering terjadi di masyarakat, tapi kami tetap harus sadar bahwa keberagaman yang dimiliki ini menjadi potensi keunggulan yang bisa diangkat. Di TMMD ada pembelajaran bela negara, cinta Tanah Air kepada generasi muda yang kini semakin pudar,” katanya.

Sementara Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-99 itu dibuka Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X, Selasa (4/7) pagi. Paku Alam X menilai program TMMD memberi dampak positif dan berkontribusi besar terhadap pembangunan.

Paku Alam mengatakan, program TMMD bukanlah program baru, melainkan program berkelanjutan yang sudah bergulir sejak lama. Sebelum TMMD, program inisempat dikenal dengan Abri Masuk Desa (AMD). Meski begitu, kontribusiprogram ini terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap sangat besar.
sumber :
mediaindonesia.com

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan