Mual Gejala Tumor otak

Oleh Dr. Andrianto Purnawan,SpBS Spesialis Bedah Saraf RS Evasari Awal Bros

Jakarta (wartaBHINEKA.com) – Tumor otak adalah pertumbuhan sel di otak secara abnormal dan tidak terkontrol. Tumor otak dikategorikan berdasar seberapa cepat tumor itu berkembang dan seberapa cepat tumor itu muncul lagi setelah dilakukan tindakan pengobatan tumor. Dibagi menjadi 4 grade. Grade 1 dan 2 adalah grade rendah(low grad3), grade 3 dan 4 adalah grade tinggi (high grade).

Berdasarkan jenisnya ada dua macam tumor otak :

1. Tumor otak jinak (benign) :

termasuk grade 1 dan  2. Tumor. Ini tumbuh perlahan, dan jarang. Muncul lagi setelah pengobatan

2. Tumor ganas (maligna) :

termasuk grade 3 dan 4. Tumor ini bisa berasal dari dalam otak (primary brain tumor) atau tumor diluar otak yang menyebar kedalam otak (secondary brain tumor). Tumor jenis ini sering muncul lagi setelah pengobatan.

Gejala umum tumor otak tergantung bagian otak yang terkena. Secara umum gejala tumor otak adalah :

1. Sakit kepala menetap (persistent headache)

2. Kejang

3. Mual menetap, muntah, dan mengantuk

4. Perubahan status mental , perilaku, dan gangguan ingatan.

5. Kelemahan atau kelumpuhan anggota tubuh6. Gangguan penglihatan atau bicara atau pendengaran

Faktor risiko terjadinya tumor otak belum diketahui secara pasti. Beberapa faktor risiko pencetus tumor otak :

1. Umur : makin bertambahnya umur, maka resiko akan meningkat, walaupun ada tumor otak. Yang menyerang anak.

2. Sudah pernah terkena tumor sebelumnya : anak- anak yang pernah menderita tumor akan mempunyai risiko tinggi terkena tumor otak di kemudian hari, atau penderita dengan leukemia atau non hodgkin limfoma akan meningkatkan risiko terkena tumor otak

3. Radiasi :  paparan radiasi  seperti pekerja di instalasi nuklir, terpapar x ray-c arm- ct scan akan meningkatkan resiko terjadinya tumor otak

4. Faktor keturunan : beberapa kasus seperti tuberosclerosis, neurofibromatous tipe 1 dan 2, tuner syndrome akan meningkatkan resiko tumor otak

5. HIV atau AIDS

Cara mengetahui tumor otak :

1. Pemeriksaan status saraf : akan dilihat adanya kelainan penglihatan, gangguan bicara, gangguan pendengaran, gangguan kesadaran, gangguan keseimbangan, kelemahan anggota gerak, dan lain-lain.

2. MRI kepala :dengan kontrad : untuk melihat korelasi antara keluhan saraf dengan kondisi di dalam otaknya. Dengan MRI , bisa dilihat lokasi dari tumor secara tepat, efek tumor terhadap struktur dalam otak

3. Ct scan kepala dengan kontras : walaupun tidak secanggih MRI, ct scan kepala dengan kontras bisa digunakan untuk mengetahui keberadaan tumor otak.

Penanganan tumor otak. Meliputi :

1. Pemberian obat : seperti steroid, manitol, phenitoin, dan anti nyeri.

2. Pembedahan : biasanya dilakukan bedah saraf dgn tujuan memamksimalkan pengambilan tumor otak dengan meminimalkan kerusakan otak. Dengan adanya pembedahan, diharapkan kualitas hidup penderita tumor otak meningkat. Dan yang lebih penting, dengan adanya fasilitas operasi tumor otak yang makin lengkap, maka angka keberhasilan operasi tumor otak makin meningkat.

3. Radioterapi (penyinaran) dan kemoterapi : dipakai sebagai tambahan pengobatan jika setelah pembedahan masih ada sisa tumor,  atau dipakai sebagai pengobatan pada tumor otak yang dalam (deep site) dan tdk bisa dilakukan pembedahan

Yang perlu diperhatikan adalah bahwa keberhasilan penanganan tumor otak sangat tergantung pada :
1. Seberapa cepat tumor otak segera terdeteksi.

2. Seberapa cepat. Penanganan yang dilakukan baik dengan pembedahan, radioterapi, maupun, Kemoterapi.

Yang harus diperhatikan, jika ada keluhan seperti di atas, segera berkonsultasi dengan dokter bedah saraf sehingga segera mendapatkan penanganan segera.

You May Also Like

More From Author