
Jakarta, Pembatasan jumlah kunjungan wisatawan (kuota) ke Taman Nasional (TN) Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan dievaluasi tiga sampai enam bulan lagi.
“Intinya kita akan lihat lagi dampaknya sekitar tiga bulan hingga enam bulan ke depan. Karena akan dievaluasi,” kata Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, dilansir dari Antara, Kamis (16/4/2026).
Saat ini, ada kuota 1.000 wisatawan per hari yang boleh masuk ke kawasan taman nasional tersebut.
Menurutnya, pemerintah pusat sudah melakukan perhitungan. Ada banyak faktor yang dipertimbangkan sebelum kuota 1.000 wisatawan per hari itu muncul. Faktor utama yang menjadi perhatian adalah masalah ekologi dan konservasi komodo. Pariwisata Labuan Bajo Terancam, Berbagai Pihak Desak Hentikan Proyek di Pulau Padar
Kuota 1.000 wisatawan ke TN Komodo akan dievaluasi
Sudah berlaku sejak awal April 2026
Urusan konservasi, lanjut dia, di kawasan TN Komodo dan wilayah sekitar Manggarai Barat menjadi prioritas. Namun, dampak positif lainnya juga diharapkan muncul bagi warga lokal.
Melki menilai kebijakan ini bisa membuat wisatawan tinggal lebih lama di Labuan Bajo. Jika wisatawan tinggal lebih lama, perputaran ekonomi di daerah tersebut akan meningkat.
Sebelumnya Balai Taman Nasional Komodo menetapkan kuota wisatawan di taman nasional tersebut. Aturan pembatasan kuota 1.000 orang per hari ini sudah berlaku sejak tanggal awal April 2026, tepatnya Rabu (1/4/2026).
TN Komodo menuju destinasi kelas dunia Sementara itu, Dewan Pakar Bidang Pariwisata dari BA Center, Taufan Rahmadi menuturkan, kebijakan membatasi jumlah kunjungan ke TN Komodo di NTT sudah tepat dan dapat mendorongnya menjadi destinasi kelas dunia. “Pembatasan kunjungan tidak serta-merta merusak citra Taman Nasional Komodo.
Justru, jika dirancang dan dikomunikasikan dengan tepat, kebijakan ini dapat memperkuat positioning Komodo sebagai destinasi kelas dunia yang mengedepankan kualitas dan keberlanjutan,” jelas Taufan.
Ia menambahkan, pembatasan 1.000 wisatawan per hari dinilai menjadi langkah yang dapat dipahami dan diperlukan.
.
sc: https://travel.kompas.com/read/2026/04/17/061200627/kuota-1000-wisatawan-di-tn-komodo-bakal-dievaluasi-3-bulan-lagi
