45 Persen Lahan Pulau Reklamasi Akan Dikelola Pemprov DKI Jakarta

45 Persen Lahan Pulau Reklamasi Akan Dikelola Pemprov DKI Jakarta
Penampakan pulau C dan D dari atas udara. Pulau C dan D adalah sejumlah pulau yang termasuk dalam proyek reklamasi di Teluk Jakarta.(Kompas.com/Alsadad Rudi)

Jakarta, WartaBHINEKA – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa Pemprov DKI akan diuntungkan dalam pengolahan lahan 45 persen dari keseluruhan pulau reklamasi jakarta, oleh sebab itu Djarot ingin moratorium pengolahan pulau  reklamasi segera dicabut.

“Yang dikelola kami itu sekitar 45 persen kurang-lebih, sedangkan pengembangkan akan mengelola maksimal 55 persen, RTH 20 persen, RTB 5 persen, dalam lahan 5 persen, dan dalam bentuk lain untuk jalan,” kata Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat (28/8/2017).

Pemprov fokus mempersiapkan pembangunan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di Pulau C dan D. Kedua pulau tersebut telah mendapatkan sertifikat Hak Pengolahan Lahan (HPL) dari Kementerian Angraria dan Tata Ruan.

Menurut Djarot, “untuk Pulau C dan D yang sudah keluar HPL-nya  itu kita minta kalau seumpa itu kewajiban 20 persen untuk RTH  diserahkan kepada kami. lima persen untuk RTB, 5 persen dalam bentuk lahan ke kami, ditambah lagi untuk fasos dan fasum jalan, dan sebagainya itu diserahkan ke kami”. Pemprov DKI telah menerima sertifikat HPL atas Pulau dan D. berselang beberapa hari kemudian, sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT Kapuk Naga Indah telah diterbitkan oleh Badan Pertahanan Nasional (BPN).

Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Achmad Fidaus mengatakan penerbitan HGB itu telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan